Pages

Subscribe:

Selasa, 22 Mei 2012

Delapan Dirham Rasulullah


Rasulullah pagi itu sibuk memperhatikan bajunya dengan cermat. baju satu-satunya dan itupun ternyata sudah usang. baju yang setia menutup aurat beliau. meringankan tubuh beliau dari terik matahari dan dinginnya udara. Baju yang tidak pernah beristirahat.

Tetapi beliau tak mempunyai uang sepeser pun. Dengan apa beliau harus membeli baju? Padahal baju yang ada sudah waktunya diganti. Rasulullah sebenarnya dapat saja menjadi kaya mendadak, bahkan terkaya di dunia ini. Tapi sayang, beliau tak mau mempergunakan kemudahan itu. Jika beliau mau, Allah dalam sekejap bisa mengubah gunung dan pasir menjadi butir-butir emas yang berharga. Beliau tak sudi berbuat demikian karena kasihnya kepada para fakir yang papa. Siapakah yang akan menjadi teladan jika bukan beliau..? Contoh untuk menahan derita, menahan lapar dan dahaga, menahan segala coba dan uji Allah dengan kesabaran. Selalu mensyukuri nikmat Allah berapa pun besarnya. Siapa lagi kalau bukan beliau yang menyertai umatnya dalam menjalani iradat yang telah ditentukan Allah. Yaitu kehidupan dalam jurang kedukaan dan kemiskinan. Siapa pula yang harus menghibur mereka agar selalu bersabar dan rela dengan yang ada selain beliau? Juga siapa pula yang harus menanamkan keyakinan akan pahala Allah kelak di akhirat jika bukan beliau?

Kamis, 17 Mei 2012

Ketika Kehendak ALLAH SWT Tak Dapat Kita Pahami


Simaklah kisah menarik ini,

Dahulu ada dua orang raja: raja mukmin dan raja kafir. Raja yang kafir sakit, ia membutuhkan sejenis ikan bukan pada musimnya sebagai obatnya. Waktu itu, jenis ikan tersebut berada di dasar samudra. Para tabib yang putus asa menasehatkan agar raja segera memilih penggantinya...

“Obat baginda pada ikan tersebut, kita tak mungkin mendapatkannya,” kata mereka.

Allah lalu mengutus salah seorang malaikat untuk mengiring ikan itu keluar dari lubangnya di dasar laut supaya orang mudah menangkapnya. Ikan itupun lalu ditangkap. Raja kafir memakannya dan ia segera sembuh.

Kemudian raja yang mukmin jatuh sakit, ia menderita sakit yang sama seperti yang diderita raja kafir.

Rabu, 16 Mei 2012

5 Masjid Indah di Daerah Jakarta Timur


Masjid indah bukan hal yang lumrah lagi dalam pandangan umat Islam masa sekarang ini. Tidak sulit menemukannya di sepanjang jalan, perumahan, sudut kota, dsb. Namun khusus daerah Jakarta Timur, ane punya foto 5 masjid yang cukup indah dalam pandangan ane (kalo yang lain pandangannya beda gapapa kok).
Berikut ke-5 masjid tersebut:
*kalo ada foto yang lebih keren. dishare ya.....




Minggu, 13 Mei 2012

Lagu Iwak Peyek Versi Nurul Musthofa

Siapa tak kenal lagu Iwak Peyek???

Yap, lagu yang dipopulerkan oleh trio macan ini dengan mudahnya merambah kesemua kalangan.. Liriknya memang simpel sekali, mudah diingat, dan tata musiknya sangat menarik.

Tapi yang ane posting disini bukan Iwak Peyek versi Trio Macan.. Melainkan versi Tim Hadroh Majelis Nurul Musthofa, hehe.. Judul lagunya pun berubah menjadi "Muhammadun"..

Jumat, 11 Mei 2012

Air Mata Rasulullah SAW.....


Ada sebuah kisah ttg cinta yg sebenar-benar cinta yg dicontohkan Alloh melalui kehidupan Rasul-Nya.

Pagi itu, walaupun langit telah mulai menguning, burung-burung gurun enggan mengepakkan sayap, Rasul SAW dg suara terbatas memberikan khutbah,

"Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Alloh dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kpd-Nya. Kuwariskan dua perkara pd kalian, Al-Qur'anul Karim dan sunnahku. Brgsiapa mencintai sunnahku, berarti mencintai aku dan kelak org-org yg mencintaiku akan msk surga bersama-sama aku". Khutbah singkat itu diakhiri dg pandangan mata Rasul SAW yg tenang dan penuh ksh menatap sahabatnya satu per satu.

Abu Bakar r.a. menatap mata itu dg berkaca-kaca, Umar r.a.dadanya bergemuruh, naik turun menahan tangisnya, Usman r.a. menghela nafas panjang, dan Ali r.a. menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba. "Rasulullah akan meninggalkan kita semua" keluh hati semua sahabat di dunia.

Tanda-tanda itu semakin kuat,

Kamis, 10 Mei 2012

Kisah Nenek Pemungut Daun


Dahulu di sebuah kota di Madura, ada seorang nenek tua penjual bunga cempaka. Ia menjual bunganya di pasar, setelah berjalan kaki cukup jauh. Usai jualan, ia pergi ke masjid Agung di kota itu. Ia berwudhu, masuk masjid, dan melakukan salat Zhuhur. Setelah membaca wirid sekedarnya, ia keluar masjid dan membungkuk-bungkuk di halaman masjid. Ia mengumpulkan dedaunan yang berceceran di halaman masjid.

Selembar demi selembar dikaisnya. Tidak satu lembar pun ia lewatkan. Tentu saja agak lama ia membersihkan halaman masjid dengan cara itu. Padahal matahari Madura di siang hari sungguh menyengat. Keringatnya membasahi seluruh tubuhnya. Banyak pengunjung masjid jatuh iba kepadanya.

Pada suatu hari Takmir masjid memutuskan untuk membersihkan dedaunan itu sebelum perempuan tua itu datang. Pada hari itu, ia datang dan langsung masuk masjid. Usai salat, ketika ia ingin melakukan pekerjaan rutinnya, ia terkejut.

Sabtu, 05 Mei 2012

5 Kewajiban Seorang Muslim Terhadap Al-Qur’an


Al-Qur’an... Kitab suci Umat Islam yang pasti sudah tidak asing lagi di telinga kita semua. Al-Qur’an adalah kitab suci yang Allah turunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Beliau-lah Nabi & Rasul terakhir, pun dengan Al-Qur’an yang menjadi kitab suci terakhir. Al-Qur’an bukan dibuat oleh Nabi Muhammad, sebab beliau tidak bisa membaca. Nabi Muhammad SAW hanyalah perantara dari Allah SWT kepada seluruh manusaia.

Sebagai umat Islam, tentu Al-Qur’an tidak akan kita biarkan begitu saja sebagai pajangan, koleksi, atau apa pun.. Selain 5 rukun Islam, kita pun memiliki 5 kewajiban terhadap Al-Qur’an.. Berikut ke-5 kewajiban tersebut: